Hanya Sragen, se Soloraya yang Bisa Lihat Gerhana Matahari Cincin

Header Menu

Hanya Sragen, se Soloraya yang Bisa Lihat Gerhana Matahari Cincin

'Izza Hilya Nefisa
Jumat, 19 Juni 2020

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Solopos.com dari unggahan pengelola akun Instagram @bmkgjateng, Kamis (18/6/2020), gerhana Matahari cincin di Sragen akan dimulai pada pukul 15.14 WIB. Kemudian, memasuki puncaknya pada pukul 15.18 WIB. Dan berakhir pada 15.23 WIB.


Weekend Ini, Gerhana Matahari & Bulan Bakal Terlihat Hanya Selang Sehari

Artinya, gerhana Matahari cincin menyapa Bumi Sukowati dalam kurun waktu sembilan menit.

Selain Sragen, ada 11 daerah lainnya di Jawa Tengah yang bisa menyaksikan fenomena ini. Adapun kesepuluh wilayah ini adalah Kota Semarang, Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Ungaran, Demak, Jepara, Kudus, Purwodadi, Pati, Rembang, dan Blora.

Sayangnya, gerhana Matahari ini hanya dapat teramati sebagian di seluruh wilayah Indonesia.

Beberapa negara yang bisa melihat gerhana ini secara total adalah Kongo, Sudan Selatan, Ethiopia, Yaman, Oman, Pakistan, India, dan China.

Terhalangnya Cahaya Matahari

Sebagai informasi, fenomena alam ini terjadi karena Bumi, Bulan, dan Matahari tepat segaris. Saat itu, piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

"Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi. Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya," jelas pengelola akun Instagram @bmkgjateng.

Demikian informasi ini, semoga bermanfaat.