Teknologi yang "Menyelamatkan" Dovi-Quartararo dari Crash di Inggris? Ini Penjelasannya

Header Menu

Teknologi yang "Menyelamatkan" Dovi-Quartararo dari Crash di Inggris? Ini Penjelasannya

Kamis, 05 September 2019

Akibat adanya insiden crash pada MotoGp di Inggris kemarin, Andrea Dovizioso dan Fabio Quartararo tak mengalami cedera parah. Hal itu dikarenakan saat ini sudah ada teknologi di baju balap yang membuat mereka selamat saat kecelakaan.

Teknologi apa yang dimaksud itu?

Perlu kita fahami, bahwa faktor utama dalam setiap perhelatan MotoGp adalah keselamatan pebalap, dan itu tentu saja juga menjadi perhatian utama para penyelenggara MotoGP. Di semua kelas, tercatat sejak tahun 1949 sudah ada sebanyak 88 pebalap yang meninggal dunia akibat kecelakaan di lintasan.

Oleh sebab itu, penyelenggara MotoGP pun terus melakukan peningkatan di sisi keamanan pebalap. Inovasi teknologi yang sudah diupgrade sejak 2018 adalah dengan dengan memberi airbag ke baju pebalap.

Teknologi Airbag ini akan mengembang/menggelmbung sesaat sebelum terjadinya tumbukan yang berdampak benturan dengan lintasan (aspal). Teknologi Airbag ini dikembangkan oleh Alpinestars dengan tujuan guna memperkecil efek benturan (peredam) dengan lintasan balap (aspal).

Salah satu contoh fungsi teknologi airbag ini terlihat saat insiden tabrakan antara Quartararo dengan Dovizioso. Kita kethaui, bahwa pada 25 Agustus 2019, kedua pembalap tersebut mengalami kecelakaan di lap pertama balapan seri Silverstone, Inggris.

Waktu itu, sesaat setelah balapan dimulai Quartararo terjatuh di tengah lintasan. Motor pebalap Quartararo kemudian berbenturan dengan motor Dovizioso yang tengah dalam kecepatan tinggi di belakangnya, sehingga akhirnya membuat Italiano itu melayang di udara.

Airbag yang terpasang di kostum Dovizioso menggembung 150 milidetik sebelum bertumbukan dengan tanah. Sementara airbag di baju Quartararo menggembung 60 milidetik sebelum bertumbukan pertamanya dengan lintasan aspal.

Walau sempat terkapar di pinggir trek balap, kedua pebalap tersebut masih bisa diselamatkan. Hal itu diprediksi karena keberadaan airbag tersebut. Dari peristiwa tersebut Quartararo mengalami gegar otak, namun masih selamat.

Dovizioso pun langsung bisa tes di Misano, Italia empat hari setelah balapan. Sama halnya dengan Dovizioso, Quartararo juga bisa ambil bagian bahkan menjadi yang tercepat di tes keempat MotoGP 2019.