Dampak Nonton Film Horor Bagi Kesehatan. Ngeri!!!

Header Menu

Dampak Nonton Film Horor Bagi Kesehatan. Ngeri!!!

Kamis, 29 Agustus 2019

Dampak Nonton Film Horor Bagi Kesehatan. Ngeri!!!
Source: detik.com
Apakah Anda  gemar melihat film horor atau yang sering disebut juga dengan film seram? Penggemar film dengan genre ini sudah pasti akan memperoleh kesenangan tersendiri ketika melihatnya.

Namun,kamu hal itu tidak berlaku bagi Anda yang termasuk kategori penakut. Kedua fenomena tersebut memang fakta. Sisi uniknya, Anda mungkin akan bertanya satu hal, kenapa kok ada orang yang mau mengeluarkan banyak uang hanya sekedar untuk mendapatkan rasa fantasi kengerian dan dag-dig-dug sepanjang pertunjukan film.

Lazimnya, orang-orang mempunyai anggapan bahwa perasaan takut adalah sesuatu emosi yang tidak menyenangkan. Masuk akal, memang. Namun, bagi sebagian orang lainnya justru berbeda pandangan. Ada yang merasa senang dan bahagia dengan memicu rasa takut tersebut, contohnya dengan melakukan aktifitas bungee jumping atau menonton film horor.

Banyak orang yang ingin uji nyali seberapa tinggi keberanian mereka saat melihat film horor. Mereka ingin tahu tingkat rasa takut yang bisa mereka tolerir, dan tidak jarang muncul kepuasan tersendiri ketika mereka mampu menahan rasa takutnya.

Dampak melihat Film Horor. Baik Atau Buruk bagi Kesehatan?

Berdasarkan beberapa uraian di atas, beberapa alasan di bawah ini mungkin juga dapat menjadi penyebab seseorang menjadi suka menonton film seram:

1. Menemukan ‘sisi gelap’ Anda

Sebuah penelitian ilmiah dari Temple University di Jepang menyatakan bahwa banyak orang yang merasa penasaran dan tertarik dengan ‘sisi gelap’ dari kehidupan manusia. Oleh sebab itu, mereka ingin mencoba, mempelajari dan memahaminya.

Hal itu juga berlaku untuk pertunjukan film horor. Latar, setting dan adegan dalam film horor lazimnya berbeda dari kehidupan sehari-hari dan tak jarang banyak nuansa mistis/aneh. Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang tertarik untuk menontonnya.

2. Memiliki kepribadian tipe Thriil Seeking

Orang-orang yang hobi menonton film horor termasuk golongan orang yang memiliki kepribadian tipe T.
A
artinya?

Tipe T mengacu pada orang-orang dengan kepribadian thrill-seeking. Tipe kepribadian ini dikelompokkan menjadi dua tipe, yaitu big T dan small T.

Orang-orang yang menyukai ketidakpastian adalah masuk jenis kepribadian big T, hal yang dianggap baru, dan rasa ingin tahu saat membuat keputusan. Contohnya, mereka yang hobi melakukan terjun payung, skydiving, atau olah raga ekstreem lainnya.

Bagi orang-orang dengan kepribadian small T, biasanya akan  yang stamenyukai hal-hal yang stabil, nyaman, mudah ditebak, dan dapat dipercaya. Salah satunya adalah penggemar film horor.

Film horor merupakan media thrill-seeking yang menyenangkan. Alasannya, tubuh akan mengalami kontraksi luar biasa, reaksi fisik pada sesuatu yang ada di layar, tetapi kamu tetap menyadari bahwa kejadian tersebut tidaklah nyata. Hal inilah yang kemudian memberikan sensasi senang tanpa perlu menempatkan diri dalam bahaya.

3. Dampak sosialisasi gender

Para pakar mengatakan bahwa
 horor lebih banyak dari jenis kelamin laki-laki daripada wanita.
Hal ini terjadi karena pria selalu diasosiasikan dengan sifat pemberani dan menyukai hal-hal yang mengancam. Para pria bisa merasa bangga jika mereka tidak takut untuk menonton film horor.

Itulah mengapa sebuah penelitian juga menemukan bahwa pria biasanya senang mengajak pacarnya untuk menonton film horor. Apalagi jika si wanita takut menonton film seram, jadi si pria dapat memamerkan kekuatan dan keberaniannya dengan menunjukkan bahwa ia tidak takut.

4. Menikmati pacuan adrenalin

Ketika menonton film horor, adrenalin akan terpacu. Pasalnya kamu merasa takut, tapi tahu bahwa sebenarnya tidak dalam situasi yang berbahaya.

Sensasi tersebut bisa menjadi pelarian dan membantu dalam mengalihkan pikiran penontonnya dari masalah yang sedang mereka hadapi.

Dampak positif menonton film horor bagi kesehatan

Bagi pecinta film horor, kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:

1. Baik untuk kekebalan tubuh

Ketika sedang mengalami rasa takut saat menonton film horor, ritme pernapasan dan denyut jantung akan meningkat. Pembuluh darah perifer akan menyempit, sementara pembuluh darah pusat akan melebar.

Pelebaran pembuluh darah pusat akan membawa oksigen dan nutrisi yang berlimpah untuk organ-organ vital. Kadar glukosa dalam darah juga akan bertambah, sehingga menyediakan simpanan energi jika dibutuhkan.

Demikian pula dengan kadar kalsium dan sel darah putih yang turut meningkat dalam tubuh. Peningkatan jumlah sel darah putih ini tentu baik untuk sistem kekebalan tubuh.

2. Dapat membakar kalori

Sekelompok peneliti dari Universitas Westminster di London menemukan bahwa orang-orang yang menonton film horor selama 90 menit, dapat membakar hingga 180 kalori. Uniknya, jumlah kalori yang dibakar ini lebih banyak daripada ketika kita berjalan kaki selama 30 menit.

Baca juga: Nonton Film Horor Ternyata Bisa Membakar Kalori

3. Membantu dalam mengatasi rasa takut yang sebenarnya

Tiap orang memiliki sifat dasar untuk senantiasa waspada terhadap adanya bahaya di sekitarnya. Menonton film horor dikatakan dapat membantu seseorang untuk menghadapi rasa takut terhadap kekerasan yang sebenarnya.

Tak hanya itu, menonton film horor juga dikatakan bisa menjadi salah satu langkah yang membantu seseorang dalam mengendalikan rangsangan untuk bertindak agresif atau kejam. Dengan ini, orang dapat menahan keinginan untuk melakukan kekerasan.

Dampak negatif dari menonton film horor

Di samping manfaatnya untuk kesehatan, menonton film horor juga memiliki efek negatif pada kesehatan. Apa sajakah dampak negatifnya?

1. Meningkatkan risiko pengentalan darah

Beberapa peneliti menemukan bahwa sering menonton film horor dapat membuat darah semakin mengental. Meski demikian, pembekuan darah yang muncul ini diprediksi tidak akan mengarah pada pembentukan gumpalan darah.

2. Bisa terkena gangguan tidur

Penelitian lain menyebutkan bahwa orang-orang yang menonton film horor sebelum usia 14 tahun, mengalami gangguan tidur. Mereka juga sering merasa cemas dengan kegiatan yang seharusnya aman.

Meski film horor hanyalah cerita yang diciptakan dari imajinasi pembuatnya, anak-anak (khususnya, umur lima hingga tujuh tahun) yang menontonnya akan mempercayai apa yang mereka lihat dan belum bisa membedakan dengan baik mana yang fantasi dan realita. Karena itu, rasa takut akan membuat mereka mengalami kesulitan tidur setelah menonton film seram.

Baca juga: Simak Bahaya Nonton Film Horor sebelum Tidur

3. Meningkatkan potensi pingsan
Saat sedang merasa takut atau cemas, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin. Jantung kemudian memompa darah semakin banyak ke bagian kaki sebagai persiapan untuk lari.

Sebagai akibatnya, aliran darah ke bagian tubuh atas (khususnya kepala) menjadi berkurang dan mengakibatkan seseorang mudah pingsan. Kondisi ini bisa saja terjadi ketika kamu sangat ketakutan saat menonton film horor.

Menikmati film horor memang tidak dilarang, dan terkadang bisa menyehatkan. Dengan mengenali dampak positif dan negatifnya, kita diharap bisa melakukan aktivitas ini secara wajar.

Khusus untuk anak-anak, perlu pengawasan saksama dari orangtua jika ingin menyaksikan film horor. Jangan sampai film seram menjadi trauma bagi mereka.